Rabu, 02 Oktober 2019

Penyakit TBC, Infeksi Penyebab Kematian No.1 di Indonesia

Siapa saja yang paling berisiko tertular tbc?



      Tuberkulosis, atau TBC atau juga yang sering disebut “flek paru” adalah gangguan pernapasan kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit TBC merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang mematikan di dunia. Menurut WHO, setiap detik ada satu orang yang terinfeksi tuberkulosis di dunia. Sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman tuberkulosis. Sekitar 33% dari total kasus penyakit TBC di dunia ditemukan di negara-negara Asia.

   Saat Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai negara dengan penderita tuberkulosis terbanyak setelah India. Data terbaru dari Profil Kesehatan Indonesia keluaran Kemenkes melaporkan bahwa ada 351.893 kasus TBC di Indonesia per tahun 2016, meningkat dari tahun 2015 sebesar 330.729 kasus.

    TB menjadi infeksi penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Sayangnya, masih banyak yang tidak menyadari atau bahkan tidak tahu tentang bahaya TB dan bagaimana pengobatannya. Berikut informasi lengkap seputar penyakit TBC yang wajib Anda ketahui.

Bagaimana penyakit TBC menular?


       Penyakit TBC menular ketika pengidap TB mengeluarkan dahak atau cairan liur dari mulutnya yang berisi kuman M. tuberculosis ke udara, misalnya saat batuk, bersin, berbicara, bernyanyi, atau bahkan tertawa dan kemudian dihirup oleh orang lain.

      Kuman yang keluar dari batuknya pengidap TB dapat bertahan di udara lembap yang tidak terpapar sinar matahari selama berjam-jam. Akibatnya, setiap orang yang berdekatan dan berinteraksi dengan penderita TB secara langsung berpotensi menghirupnya sehingga akhirnya tertular.

      Kuman penyebab TB umumnya dapat bertahan hidup di udara bebas selama satu sampai dua jam, tergantung dari ada tidaknya paparan sinar matahari, kelembapan, dan ventilasi.

    Kuman yang terpapar sinar ultraviolet langsung akan mati dalam beberapa menit. Namun, kuman dapat terus hidup hingga satu minggu jika tinggal di dahak yang berada pada suhu di antara 30-37 derajat celcius.

     Pada kondisi gelap, lembap, dan dingin, kuman TB dapat bertahan berhari-hari bahkan sampai berbulan-bulan.

Cara mencari tahu penyakit TBC


Ada 2 cara untuk mengetahui seseorang mengidap TBC atau tidak yang sering digunakan oleh tim ahli kesehatan laboratorium, berikut contohnya...

     1. Tes mantoux


    adalah suatu pemeriksaan screening untuk mengetahui apakah seseorang pernah terpapar bakteri tuberkulosis (TBC) atau tidak. Tes ini disebut juga dengan istilah tes kulit tuberkulin, karena memang memerlukan suntikan ringan pada kulit.

Infeksi tuberkulosis merupakan penyakit infeksi serius yang paling sering menyerang paru-paru. Bakteri dapat tinggal di dalam paru-paru dalam keadaan tidak aktif dengan jangka waktu lama, fase ini disebut dengan periode latent TB. Ketika daya tahan tubuh melemah, bakteri TB dapat kembali aktif dan menimbulkan gejala infeksi TB.

Pada umumnya, apabila bakteri yang bersifat sebagai antigen ini masuk ke dalam tubuh, maka tubuh akan membentuk antibodi untuk mencegah masuknya bakteri lebih lanjut, sehingga bakteri tidak dapat berkembang biak di dalam tubuh. Proses ini disebut dengan respon imun, suatu mekanisme pertahanan dari sistem kekebalan tubuh untuk mencegah masuknya antigen asing. Prinsip inilah yang digunakan dalam pemeriksaan tes mantoux.

    2. Test IGRA


    adalah uji laboratorium diagnostik untuk mengukur reaksi pembentukan
interferon-γ dalam darah pasien dikaitkan dengan infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis (MTB).


Mungkin segitu dulu yaa penjelasan tentang penyakit TBC ini, semoga bermanfaat untuk kita semuaaa.
Terimakasihh❤️

Senin, 30 September 2019

Bahaya Yang Dirasakan Dari Penggunaan Gadget di Dalam Keluarga


Dampak gadget dalam keluarga

Pada zaman modern seperti sekarang ini banyak orang yang memakai gadget dalam kehidupan nya sehari - hari, tak heran karna semua kegiatan bisa kita lakukan hanya dengan menggunakan gadget. Berbagai informasi dalam dan luar negri dapat kita akses dengan mudah, perkembangan gadget yang semakin canggih banyak pula para orang tua yang berlomba - lomba menghadiahi gadget pada anak - anaknya. Di balik kenyamanan menggunakan gadget terdapat beberapa dampak baik itu dampak positif maupun negatif yang ditimbulkan dari penggunaan gadget tersebut, apa saja kah itu mari kita simak sama - sama...

    DAMPAK POSITIF
Dampak positif yang bisa kita rasakan dalam penggunaan gadget di zaman ekarang ialah :
1. Kemudahan mengakses informasi
   Informasi kini bisa di dapat kan tidak hanya melalui televisi saja tapi kini kita bisa mengakses nya hanya dengan menggunakan gadget dan dengan gadget kita bisa mengakses nya dimana saja dan kapan saja praktis bagi orang - orang yang hidup di zaman modern seperti sekarang ini.
2. Memperluas komunikasi
   Ini adalah fungsi utama gadget, yakni membuat seseorang seolah-olah bertemu meskipun berbeda tempat. Melalui fitur Video call dari berbagai aplikasi yang ada saat ini, kita bisa tersambung dengan keluarga, teman atau pacar seperti bertatap muka langsung.

    DAMPAK NEGATIF
Dampak negatif yang dapat dirasakan dalam keluarga pengguna gadget aktif ialah sebagai berikut :
1. Sibuk dengan urusan nya masing - masing
   Dalam penggunaan gadget ini dapat mendekatkan yang jauh dan menjauh kan yang dekat. Maksudnya ialah jika di dalam rumah terdapat satu keluarga yang sedang berkumpul mereka akan sibuk dengan gadget nya masing - masing ini akan membuat anak merasa tidak di perhatikan.
2. Tidak peduli dengan lingkungan sekitar
  Baik orang tua maupun anak dalam keluarga pengguna gadget aktif akan cenderung tidak terlalu peduli dengan lingkungan nyata mereka karna kenyamanan yang dihasilkan oleh gadget tersebut.
Untuk menyiasati dampak negatif yang dihasilkan oleh gadget tersebut baik nya kita mulai membiasakan diri mengatur kebutuhan gadget kita, agar tidak tercipta keluarga pasif yang hanya memikirkan dunia sosial media nya masing - masing. Untuk para orang tua pun perlu mendidik anaknya dengan memberi batasan dalam penggunaan gadget. Karna keluarga sesungguhnya ruang lingkup yang seharusnya hangat dan penuh kasih sayang bukan sekumpulan orang yang terperangkap layar kaca gadget.